Hidup Saya Yang Semrawut Atau Anda Yang Gagal Paham

Pagi gaesss… ini tanggal 15 Februari Tahun 2017, sudah nyoblos belum? Jangan lupa pilih pilihanmu sesuai hati nurani dan Logika tentu saja. Jangan sampai milih pasangan calon idolamu tapi nyobolosnya pake linggis, gak logis kan. Kalau saya pribadi sih Golput karna kebetulan sedang ada di perantauan.

Negara Demokrasi kita ini memberikan kebebasan yang luar biasa. Tapi tetap harus ingat aturan ya…. Jangan sampai malah blunder, terlalu bebas tapi malah membuat kita terkena kasus. 

Bingung sebenarnya saya mau menulis tentang apa, karna hobi aja sih kata demi kata tiba-tiba muncul dari benak saya. Daripada gak ada waktu, toh hari ini libur kerja karna menghormati mereka yang sedang nyoblos. Maklum pekerjaan saya kan di proyek yang notabene berhubungan dengan kebisingan dan suara gaduh. Daripada saya masuk kerja tapi kena demo warga sekitar, ya mending libur, toh lumayan bisa istirahat sambil ngeblog.

Bahas apa ya…Emmmm… fenomena di sekitar aja kali ya… 

Fenomena kan macem-macem tuh… ya intinya kejadianlah…. kalau bahasa saya. Karna kalau pakai bahasa baku dan bahasa istilah otak saya gak nyampai…muehehehe…

Yang pertama soal kamera jahat… ini nih… pertamanya sih gue banget aplikasi itu. Tapi setelah saya pakai logika, ternyata ada yang aneh dengan muka saya. Karna rata-rata pengguna aplikasi kamera jahat cuma muka doang yang di edit. Aneh gitu lho… kenapa harus di edit sih muka loe… iya… kenapa cuma muka loe doang. Biar tambah cantik atawa ganteng. Yang ada malah muka loe jadi aneh.  Kalau cakep mah cakep aja kelesss… yang bermuka bosok… tau diri napa hehehehe… Tapi menurut saya itu wajar-wajar saja  karna itu kan Gadget loe sendiri. Ya mungkin aja pemakai aplikasi kamera jahat gak pede atau pengen tampil Wah…


Yang kedua… soal istilah panggilan Ayah, tapi dikampung. Misal nih ya… ada sebuah keluarga yang hidup di kampung, nahhhh… panggilan kepada kepala keluarga tepatnya panggilan kepada sang suami adalah Ayah. Si istri manggil suami dengan sebutan ayah, si anak juga memanggil orang tua laki-lakinya dengan sebutan ayah juga.

Menurut saya begini… panggilan ayah kalau di kampung itu akan tepat bila dari keluarga yang menengah ke atas. Bukan maksud saya membeda-bedakan kasta ya… cuma pendapat saja. Kalaupun ada yang tersinggung ya maklum. Namanya media sosial, yang bikin pendapat 1 orang yang merasa tersindir orang banyak. Dannn… panggilan ayah akan aneh bila dari keluarga yang (maaf) menengah kebawah.  

Sumpah…bukan maksud saya membully atau mempropagandakan hak konstitusi sebagai warga negara anda soal panggilan ayah. Itu mutlak hak anda mau memakai panggilan apa saja. Cuma mungkin saya saja hidupnya yang terlalu semrawut kali ya… terlalu ngurusi hal gak penting sedang kelurga sendiri gak di urus hahaha… ya keluarga tete saya urus lah… 

Rasa hati ini ingin beli Koper rasanya kalau mendengar ada tetangga yang memakai panggilan ayah.

Bukan bermaksud apa-apa … kita kan hidup di kampung di daerah jawa, di pinggir hutan lagi hehehe… pekerjaan rata-rata juga jadi kuli sama seperti saya. Yaaa mungkin saja ingin terlihat keren atau gaul atau apa lahhh…. Yang jelas mereka sendiri yang tahu. Karena saya tidak pernah tahu karena saya tidak pernah memaki istilah panggilan ayah dalam keluarga kecil saya. Kenapa? Ya aneh saja. Pertama saya hidup di kampung. Yang kedua pekerjaan saya cuma kuli. Intinya saya tahu diri harus bagaimana terhadap status kasta saya sendiri. Untuk orang lain yang se-kasta dengan saya yang memakai panggilan ayah. Itu hak mereka. 

Suatu hari ada percakapan di tengah jalan seseorang bertanya kepada seorang anak, “Bapakmu neng ngendi ?”. Kemudian Si anak menjawab “Ayah agek mecel’i kayu”. Yang kurang lebih kalau dalam bahasa indonesia artinya begini “Bapakmu dimana ?” Kemudian di jawab “Ayah sedang membelahi kayu”.

Kembali ke pribadi masing-masing, mau apa panggilanya tetap harus sayang keluarga dan berguna untuk masyarakat. Kalau berguna untuk Nusa bangsa dan agama nanti di kira habis melahirkan hehehe…

Dan sekali lagi ini tugas blogger adalah menulis. Dan saya tidak bermaksud memprogandakan tulisan saya. Saya hanya menulis apa yang saya lihat dan bukan pembodohan tentunya…

Advertisements

About tulusmaholtra

apapun karyamu... tampilkan !!!!
This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s