Keresahan Dalam Pekerjaan

Halo… jumpa lagi dengan saya, penulis yang tidak pernah tersistem hehehe… Langsung saja, kita bahas tentang pekerjaan aja kali yak…

Pekerjaan  apa sih yang enak ?  Jawabanya rata-rata semua pekerjaan tidak ada yang enak. Pastinya keluhan-keluhan akan muncul pada setiap pelaku sebuah bidang pekerjaan. Pun seorang Boss, pasti juga pernah mengeluh.

Alangkah indahnya bila kita bekerja di bidang yang menjadi cita-cita dan hobi kita. Kebayang gak tuh… Cita-cita tercapai, hobi tersalurkan, masih di gaji, gajinya gede lagi. Siapa yang gak mau coba…  Tapi kadang di dalam suatu bidang pekerjaan yang kita idam-idamkan, ada satu hal  yang bikin kita tidak nyaman walau dengan gaji yang besar. Mungkin salah satunya adalah orang-orang yang ikut bekerja di sekitar ruang lingkup kita bekerja.

Entah orangnya suka cari muka, tukang adu domba atau atasan yang suka marah-marah. Ahhh…itu saya anggap masih biasa. Maksudnya tidak sedikit orang yang masih bertahan dengan kondisi seperti itu. 

Beda halnya dengan seseorang yang menjalani sebuah pekerjaan yang bukan bidangnya serta dengan gaji tidak terlalu besar  (Gue banget nih kayaknya).

Yups… Mengapa ada orang yang bekerja bukan pada bidangnya, hobinya,  apalagi cita-citanya?Nyrempet aja kagak. Intinya kepaksa aja karna kebutuhan ekonomi. Atau karna memang tidak ada pilihan lain selain bekerja disitu. Karna memang tidak ada keahlian serta minimnya tamatan sewaktu bersekolah dulu.Cita-cita sih pengen kerja di kantoran, tapi apa daya otak gak sampai. Kalaupun di paksa bekerja di perkantoran, ya mau ngapain coba? Boro-boro jadi sekretaris ngidupin komputer aja kagak bisa. Paling mentok juga jadi OB.

Trus masalahnya dimana?

Masalahnya adalah, bagi kalian yang bekerja walau bukan pada bidang kalian, kalian tetap bertahan. Karna apa ? Ya… karna gaji yang besar tentunya. Padahal dulunya kalian merasa gak betah. Dengan alasan bekerja bukan pada bidangnya. Tapi lama kelamaan kalian bisa dan mampu mengerjakan pekerjaan itu, bahkan sampai cinta mati pada pekerjaan yang dulunya kalian benci itu.

Tapi bagi sebagian orang yang bekerja sudah bukan bidangnya, bukan hobinya, bukan cita-citanya pula. Bahkan tidak pernah sama sekali terpikirkan dalam otak mereka. Misalnya saja bekerja sebagai kuli bangunan. Ada gak diantara kalian atau teman kalian yang dulu bercita-cita jadi kuli bangunan. Mana coba ?  Tag orangnya!!! hehehehe….

Kuli bangunan lagi kuli bangunan lagi…!!!   Ya harus… sebagai kuli bangunan garis keras, saya juga punya keresahan. Bukan komika saja yang wajib punya keresahan.

Keresahan saya atau tepatnya kami sebagai kuli bangunan adalah, kami bekerja membangun sebuah gedung mulai dari 0 yang berbentuk lahan kosong dengan lumpur sampai menjadi gedung yang megah. Pada suatu hari nanti kami pasti harus minta ijin dulu kalau mau masuk ke dalam gedung yang dengan susah payah kami bangun itu. Atau bahkan kami  tidak boleh masuk sama sekali kedalamnya. Apa salah kami coba?

Keresahan kami lainnya yaitu, tolong hargai kami sebagai seseorang  manusia yang bekerja juga menggunakan pikiran kami. Gini…gini… banyak persepsi yang sangat menyudutkan kami bahwa kuli bangunan itu kerjanya cuma modal otot gak pakai otak. 

Ini logika macam apa???

Coba bayangkan kalian yang merasa bekerja dengan tingkat pemerasan otak yang akut. Pikiran biasanya lebih dekat dengan hitung-menghitung. Walaupun ada yang lebih dekat lagi dari hitung-menghitung, dan agar saya lebih gampang menyampaikan keresahan saya sebagai kuli bangunan tentunya.

Kami memang bekerja menggunakan porsi otot dengan skala yang lebih besar daripada otak. Tapi, tetap saja kami bekerja juga menggunakan otak yang Tuhan anugerahkan kepada kami. Emang ada kuli bangunan ngangkat semen terus semennya kami makan??? Atau semenya kami rebus ??? Kami juga punya otak kelesss,,,, Semenya ya kami gunakan sebagaimana fungsi dan kegunaan semen itu sendiri.

Nih…yang merasa bekerja dengan otak. Pakai logika. Emang kalian bekerja di depan Laptop, Laptopnya jalan sendiri di depan kalian??? Enggak kan? Kalian tetap memakai tenaga memindahkan Laptop dari suatu tempat ke arah kalian. Trus kalau ke tempat kerja, ke kantor misalnya. Apakah kalian melek mata di pagi hari, tiba-tiba saja sudah ada di kantor dengan pakaian dinas lengkap. Kalian tetap memakai tenaga untuk berjalan dan sebagainya. Bernafas juga pakai tenaga lho ya. Jangan salah hehehe..

Ya itulah sedikit keresahan yang saya rasakan selama menjadi kuli bangunan. Mohon maaf jika ada pihak-pihak yang tersinggung. Saya bukan tipe pembenci. Atau tipe orang yang mudah iri hati dengan nasib kalian yang berbeda pekerjaan dengan saya. Sekali lagi, ini hanyalah sebuah opini dan bukan propaganda. 

KEEP CALM AND CARRY ON


Advertisements

About tulusmaholtra

apapun karyamu... tampilkan !!!!
This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s