Saya Sombong ??? Lha Daripada Kamu…

Beberapa bulan ini saya muak lihat beranda Fb saya. Ya…emang bukan urusan anda sih. Tapi gini, saya mau sedikit meluruskan tentang beberapa orang yang bilang saya sombong lewat inbox.
Akhir-akhir ini saya sering meng-unfriend atau me-remove alias membatalkan dan menghapus pertemanan dengan beberapa teman di Fb. Karena postingan mereka tidak bermutu menurut versi saya. Dan kalaupun ada postingan yang tidak bermutu dalam tanda kutip alay dan saya tidak ‘mengeksekusinya’ itu karena saya tahu di dunia nyata kalian bermutu hehehe… Bahkan saya sampai membuat cover Fb saya seperti ini 

Dan anehnya orang yang saya ‘eksekusi’ itu meminta pertemanan lagi sama saya. Bukan berarti saya sombong lho ya. Kita semua punya prinsip dan selera dalam hal apapun. Apalagi dalam pola pikir.

Coba bayangkan, anda setiap kali buka Fb anda selalu melihat beberapa orang dengan karakter yang hampir  sama


1. Sering posting alias sering update status. 

Dari pagi sampai malam semuanya di buat status. Malas mandilah,mati lampulah,laperlah,nginjek tailah… Hellowww… kamu itu bukan artis kelesss. Jadi yang kamu posting itu kita juga udah tahu dan  gak usah di buat status. Kan kita sama-sama orang susah hehehe… Lagian kalau laper ya makanlah ! Bodoh kok telat. Kasihan.


2. Suka curhat.

 Semua orang juga tahu kalau curhat itu di mamah Dedeh. Ini malah curhat di Fb. Apalagi curhat tentang masalah dengan teman atau pasangan. Itu namanya bukan curhat tapi ngumbar aib goblokkk!!!


3. Pose foto tapi di paksakan seolah-olah mirip artis siapaaa gitu.

 Sumpah…!!! Jijik banget lihat foto orang yang kek gini. Mata di sayu-sayuin ala Ariel Noahlah. Senyum di bikin ala senyum Pepsodentlah. Udah gitu masih dikombinasikan dengan gaya tangan menyilang di dada sambil gaya dua jari. Ini apaaaa ???? Kekinian? Hits ? Kalau cakep mah cakep aja gak usah di buat-buat. 


4. Tukang berdoa di Fb. 

Tuh yang punya Fb aja bilang kek gitu. Berdoa itu intern antara individu sama sang pencipta. Kalau ajakan beribadah bolehlah. Tapi berdoa di Fb itu aneh menurut saya. Tapi ya itulah manusia. Sering menelan mentah sesuatu tanpa memfilternya terlebih dulu. Tapi kembali ke masing-masing personal. Itu mutlak hak asasi manusia mau memilih jadi alay atau manusia yang tidak alay.

Dan masih banyak karakter yang bikin saya muak di beranda Fb. Saya curiga orang dengan karakter seperti ini, di Hpnya banyak sekali terpasang aplikasi chating tapi kontaknya ya orang itu-itu saja. Misalnya ada orang dengan aplikasi Mesenger,BBM,WA,Line,IMO,KakaoTalk,Skype,Wechat dll, tapi kontaknya cuma beberapa orang dan orangnya itu lagi-itu lagi. Biasanya sih terjadi pada orang yang lagi kasmaran. Itu-tuh yang lagi pacaran trus pakai panggilan Ayah-Bunda. 

Maaf kalau ada yang merasa tersindir. Namanya juga dunia maya, yang bikin tulisan satu orang yang merasa tersindir banyak orang. Dan kalaupun anda merasa tersindir dengan tulisan saya ini, berarti anda termasuk orang yang belum cerdas. Karena apa? Karena ini Indonesia berowww, negara demokrasi. Lagian kan saya gak nyebut nama situ. Kalaupun merasa tersindir ya mungkin di balik sifat alaymu tersimpan sebentuk hatimu yang mudah menjadi pembenci.

Oke saya nyerah. Lebih baik saya yang mundur dan memutuskan pertemanan di dunia maya. Saya tidak sanggup melihat apa yang tidak menjadi keinginan saya.

Jujur saya dulu pernah jadi alay. Tapi dulu dan pada waktu itu belum ada istilah alay apalagi Fb. Dan sumpah, sangat-sangat memalukan kalau mengingatnya. Ya hampir mirip kasusnya, cuma dulu medianya berbeda. Kalau sekarangkan medianya Fb,IG dll kalau dulu medianya ya rahasia hehehe…

Okelah sadar gak sadar semua adalah pilihan. Semakin banyak umur seseorang seharusnya harus lebih dewasa lagi dalam pola pikir dan bertingkah laku. Kalaupun tidak bisa jadi orang baik tapi setidaknya janganlah menyakiti hati orang lain. Karena Tidak ada kebenaran yang absolute, benar bagi kita belum tentu benar untuk orang lain. Kekinian menurut anda, itu Alay bagi saya.



Advertisements

About tulusmaholtra

apapun karyamu... tampilkan !!!!
This entry was posted in opini and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s