Yang Jualan Di Facebook Semangat Ya !!!

Hallo gaes… 

Sebel gak lihat beranda Pesbuk (Facebook) penuh dengan orang jualan ? Kalau saya sih tergantung suasana hati, berapa sisa batang rokok, sisa kuota internet dan indikator batre saat sedang membuka beranda Pesbuk. Kalau semua faktor diatas dalam keadaan normal, saya sih senang-senang saja melihat ‘sampah’ di beranda Pesbuk saya. Tapi kalau semuanya dalam keadaan tidak baik-baik saja alias hati sedang kacau, rokok tinggal 2 batang, kuota menipis dan batre hampir habis, tentu saja saya saya tetap senang. Kenapa ? Ya senang saja. Salah satu alasannya adalah, di tengah banyaknya orang alay di Pesbuk, orang mengeluh di Pesbuk, orang curhat dan lain-lain dan lain-lain di Pesbuk yang menurut saya adalah ‘sampah’ beranda Pesbuk yang sebenarnya, si Olshoper ini bisa memaksimalkan fungsi dari smartphone dan tidak membuang kuota internet dengan percuma dengan cara berjualan di Pesbuk atau media sosial lainnya.


Orang yang jualan di Pesbuk itu sebenarnya termasuk orang yang ‘cerdas’. Cerdas dalam menggunakan media sosial tentu saja. Orang yang jualan di Pesbuk memang ‘nyampah’ di beranda, tapi kan ‘sampah’ yang menghasilkan uang. Apalagi yang jualan itu perempuan atau ibu-ibulah yang sering saya lihat di Pesbuk. Terlepas entah untuk apa uang hasil dari jualan di Pesbuk, tapi setidaknya inilah salah satu contoh orang yang cerdas bermedia sosial.

Terlebih lagi kalau yang jualan itu ibu-ibu yang notabene sudah punya satu atau dua anak. Bisa jadi di dalam hatinya terselip niat yang mulia, yaitu ikut bantu-bantu suami dalam mencari uang untuk kesejahteraan keluarga kecilnya. So sweet bukan ?

Lanjut terus pokoknya Bu !!! Bikin ‘sampah’ yang banyak biar tambah laku dagangannya. Abaikan orang yang nyinyir karena memang itulah salah satu resiko orang jualan di Pesbuk.

Ya mending jualan di Pesbuk, ‘nyampah’ tapi jadi duit. Daripada mengeluh di Pesbuk, paling mentok jadi alay. Apalagi tuh, yang ‘nyampah’ ala artis. Dari buka mata sampai mau tutup mata semuanya di bikin status, dapat apa coba? Terus tujuannya apa coba? Kalau ‘nyampah’ jualan di beranda Pesbuk kan jelas tujuan dan hasilnya apa. Tujuannya ‘nyampah’ adalah jualan, hasilnya apa, ya jelas uang. Cerdas yang minimalis tapi tidak semua orang bisa.

Sedikit saran dari saya buat para Olshoper di Pesbuk atau di media sosial yang lain. Saran saya, khusunya bagi Olshoper yang menjual produk kecantikan yang wajahnya (maaf) kurang begitu menarik. Usahakan kalau mau upload foto, terutama foto dirinya sendiri alias foto si Olshoper, usahakan muka atau wajahnya di edit semaksimal mungkin dulu sebelum di upload ke akun media sosial yang juga akun untuk jualan. Kadangkan si Olshoper juga pingin eksis atau agar tidak bosan, masa ya di posting barang jualan terus, sekali-kali bolehlah posting fotonya sendiri. Tujuannya apa? Maksud saya begini, kalau yang dijual produk kecantikan masa iya wajah si penjual produk kecantikan malah (maaf) hancur. Kan orang malah gak jadi beli. Mau beli gimana wong yang jualan saja mukanya (maaf, maaf banget) hancur. Yang ada nanti malah dibilang pembodohan.

Oke…!!! Selamat berjualan. Semoga berkah. 
Cr: https://tulusmaholtra.wordpress.com

Advertisements

About tulusmaholtra

apapun karyamu... tampilkan !!!!
This entry was posted in olshop, opini, sosial and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s